Kamis, 10 Juli 2014

puisi : salah ku

salahku

Baru ku sadari kini akan butanya sebelah mataku
Yang tidak melihat keegoisan yang ku buat
Bodohnya aku yang selalu memaksakan mu
Memaksakan semua kehendak yang ku buat
            Aku merasa tuli
            Karna tak pernah berniat untuk mendengarkan saran temanku
            Aku yang tuli
            Karena tak dapat mendengar semua keluh kesah mu
Mungkin pula aku buta
Aku yang tak dapat melihat bagaimana sikapmu
Aku yang bisu
Karena tak bisa mengucapkan kata-kata berpisah pada hubungan kita
            Salah ku yang memintamu untuk menjadi sandaranku
            Salah ku yang terlalu menyayangimu
            Sehingga tak dapat melihat betapa bosannya dirimu padaku
            Semua ini telah salah dari awal mula dramaku
Dapatkah aku menyalahkanmu?
Menyalahkan semua kisah antara aku dan kamu..
Yang pada kenyataannya hanya akulah yang salah

Akulah yang salah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar