masih
di masa yang sama
aku
masih melihat mu sama seperti dulu, aku masih memandang mu sama seperti dulu,
kau tetap lah cahaya ku, yang tak akan hilang di makan sang waktu..
tapi..
kini aku merasa ada yang berbeda di antara kita, aku pun tak bisa mengerti
perbedaan apa yang bisa membuat kisah ini berbeda, seakan masih dalam dunia
yang sama aku selalu berfikir naif dan beranggapan kau selalu menyayangiku.
tapi..
nyatanya
kini kau berubah, kau tak lagi sama. kau selalu pergi tampa senyum hangat yang
dulu pernah kau torekan di bibir manis mu, tak ada lagi suara renyah mu yang
selalu khawatirkan diriku, aku selalu berfikir mungkin kau lelah akan rutinitas
mu sehingga kau mengabaikan ku, jujur saja aku setuju jika kalian menganggapku
gadis yang bodoh, ya.. aku memang bodoh, terlalu bodoh karena selalu ingin
berada di sampingnya.
walau
terus ku yakinkan diriku untuk tetap sadar akan masa depan yang lebih
baik dengan penggantimu nanti, namun terus terang saja aku masih lah berjalan
di masa yang sama.
langkah
ku terlalu berat untuk beranjak pergi dari sisimu, meninggal semua yang ada di
sini bersama mu.
aku
terlalu lelah untuk melangkah meninggal kenangan kita di masa ini dan beranjak
menuju masa depan.
aku
sudah terlalu lelah untuk terus mencari kebahagiaan yang pasti bersama yang
lain.
kini
yang jelas tertera hanyalah aku masih terus melangkah dan berjalan di masa yang
sama..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar