Jumat, 16 Mei 2014

sepenggal kisah mia..



Dari aku yang merindukan mu..
Kamu berada di sana begitu jauh dariku..
Hingga kini aku sulit untuk menghubungimu, tau kah kau disini ku tuliskan namamu di setiap buku yang ku sentuh..
Aku benar-benar merindukanmu, walau kita hanya berjarak waktu dan tempat untuk sementara,
Aku merindukan setiap sikap yang kau tunjukan padaku..
Aku merindukan sosokmu yang mengisi hari-hariku, tapi kini kau berada jauh dari sisiku dan menyisakan jarak di antara kita..
Ku nantikan setiap pesan singkat darimu, walau kau selalu lambat untuk mengabarkan keadaanmu padaku, namun selalu kemaklumi atas semua kesibukanmu..
Walau harus ku terus menunggu mu..
Untuk saat ini aku sangat meridukanmu, merindukan mu di setiap mimpi-mimpiku..
Sering ku coba untuk menghubungimu menyingsingkan rasa gengsiku, demi mendampatkan kabar dari mu tapi tetap saja tak ada kabarmu..
Kamu.. ya kamu yang mengisi setiap sudut di hatiku, walau dengan nada dingin kau sapa aku, tapi entah mengapa hatiku luluh karna mu
Ku genggam handphone mungil milikku berharap dirimu menghubungiku walau hanya sekali kau telpon aku, namun tetap tak ada kabarmu..
Aku sangat merindukan mu walu kau pergi untuk sementara waktu..
“ kita memang terpisah untuk sementara, ada jarak yang memisahkan kita saat ini, tapi itu tak akan lam..
Ku harap kau baik-baik saja disana, jangan nakal karena aku menunggu mu disini
-dari aku yang merindukanmu “

Tidak ada komentar:

Posting Komentar